Mary Jane Terpidana Mati Kasus Narkoba Ternyata Hanya Korban

| May 2, 2015 | 0 Comments

Benarkah Mary Jane Terpidana Mati Kasus Narkoba Hanyalah Korban Gembong Besar Filipina?

Detik detik penangkapan Mary Jane oleh aparat bandara Adi Sucipto Indonesia bermula pada tanggal 25 April 2010 saat dia diminta mengantarkan sebuah koper baru yang kosong (menurut pengakuannya) oleh Kristina yang tinggal di Kuala Lumpur Malaysia. Maskapai Air Asia adalah pesawat yang dia tumpangi sampai kemudian dia tiba di gerbang pemeriksaan xray.

mary jane terpidana mati kasus narkoba

Mary Jane Berkebaya di Acara Kartini Lapas Nusakambangan

Petugas langsung curiga setelah melihat hasil xray dari koper tersebut dan setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dan penggeledahan ditemukanlah heroin dengan berat 2,6kg yang terbungkus rapi dengan menggunakan aluminium foil. Nilai barang tersebut diperkiraan sebesar 500.000 dollar AS atau disetarakan kurs saat ini Rp 13.000 senilai 6,5 Milyar Rupiah.

mary jane terpidana mati kasus narkoba save

Save Mary Jane Yang Disuarakan Oleh Para Pendukungnya Yang Menganggap Mary Jane Adalah Korban Trafficking

Nilai yang luar biasa banyaknya dan Mary Jane hanya dibayar 500 dollar AS atau senilai 6,5juta rupiah untuk membawa koper tersebut ke Indonesia. Harga yang sangat murah dengan resiko hukuman mati di negara tujuan.

Bagaimana mungkin Mary Jane bisa menerima koper tersebut dan tidak mencurigai isi yang ada di dalamnya?

sepertinya ini tidak terlepas dari latar belakang keluarganya yang terlahir dari keluarga miskin di Filipina kota Nueva Ecija. Seperti kebanyakan anak dari keluarga kekurangan dia hanya bersekolah sampai setingkat SMA dan kemudian langsung bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Dia beranikan diri bekerja ke Dubai selama beberapa tahun sebagai pekerja domestik.

aktivis mary jane terpidana mati kasus narkoba

Aktivis Yang Membela Mary Jane Sedang Duduk di Depan Istana Negara

Karena nyaris menjadi korban perkosaan, Mary Jane memutuskan untuk kembali ke Filipina. Sembari mencari pekerjaan berikutnya di mendapatkan tawaran di Malaysia oleh Kristina atau Christina. Disinilah awal mula petaka dirinnya, sesampai disana ternyata pekerjaan yang ditawarkan sudah diambil orang dan dia diminta untuk mengirimkan koper tersebut.

Mary Jane hanya bisa berbahasa tagalog, dan saat menjalani pengadilan di Indonesia hanya didampingi pengacara yang hukum biasa yang disediakan oleh kepolisian. Sehingga berakhirlah pengadilan dengan vonis hakim hukuman mati, melebihkan dari tuntutan jaksa hukuman seumur hidup.

Pro kontra terjadi terhadap keputusan hukuman mati pengadilan, karena banyak yang menganggap dia hanyalah korban perdagangan manusia dan tidak termasuk dalam mafia narkoba. Wanita dua anak yang gagal dalam menjalani pernikahannya ini memang sedang menjadi pembicaraan hangat.

Semoga dengan menyerahnya Kristina sebagai orang yang merekrut Mary Jane menjadi semakin jelas apakah benar Mary Jane terpidana mati kasus narkoba hanyalah korban mafia narkoba.

dikutip dari berbagai sumber.

jual nano spray indonesia

Category: Uncategorized

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: